6 Alasan Mengapa Anda Harus Menjadi Pengusaha

Written by Side on July 3, 2020 in Bagaimana menangani Covid dengan tepat with no comments.

Pasca lulus SMA, ia merantau ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan tinggi, mengikuti keinginan Ayah dan pamannya. Sebagai seorang pengusaha dan pencari nafkah, jangan lupa pula untuk melindungi diri dengan asuransi jiwa. Dengan asuransi jiwa, maka keluarga tercinta atau usaha kamu dapat terus berjalan meski kamu sudah wafat. Nah, para pebisnis biasanya akan dengan lapang dada menerima hal ini dan bahkan menjadikan kejadian kurang mengenakkan tersebut sebagai batu loncatan dan input yang baik untuk semakin mengembangkan bisnisnya.

Hal tersebut memang baik sebagai pengalaman anda dalam berbisnis, namun sangat buruk untuk kesehehatan anda. Jangan sampai ketika anda telah sukses, uang anda habis untuk biaya berobat anda. Jika anda menguasai 100 percent konsep bisnis anda, dan memberikan penjelasan yang cukup jelas maka akan sangat banyak perusahaan lain atau investor yang beminat bekerja sama dengan anda.

Bukan hanya ulet memasarkan bisnis, sepatutnya kamu pun ulet dalam mencari solusi atas kekurangan kamu dibandingkan kompetitor lainnya. Terapkan juga karakter ulet dalam menambah pengetahuan yang bisa mengembangkan bisnis kamu. Peroleh wawasan tersebut dari survei para kompetitor, workshop,hingga dari pengalaman pengusaha lainnya. Keuletan menjadi harga mati dalam menjalankan bisnis karena karakter ini menjaga semangat kamu untuk terus maju dan maju. Sehingga kamu akan mampu bangkit dan bangkit lagi ketika mengalami kegagalan.

Mitra bisnis juga akan menyukai apabila Anda memiliki semangat usaha yang besar. Tetapi dengan menjatuhkan nama kompetitor Kamu adalah cara yang salah dalam berbisnis. Tetapi cobalah untuk berbisnis secara sportif, tunjukkan bahwa Kamu memiliki nilai plus terhadap buyer dan prospek Kamu dengan cara yang sportif tentunya akan menghasilkan hasil yang baik juga untuk bisnis Kamu. Sebagai seorang pebisnis yang baik Kamu harus bisa menjalankan dan memajukan bisnis Kamu dengan cara yang sportif & jujur, contoh saja dengan Kamu dapat menerima masukan dan saran merupakan hal cukup membantu Kamu. Hindari hal hal yang menggunakan cara yang tidak lazim demi mengambil keuntungan untuk diri sendiri. Pastikan Kamu bukan salah satu dari mereka yang menggunakan cara tersebut.

Menjadi pebisnis yang baik

Tidak ada salahnya kamu mulai membiasakan diri untuk berani mengambil risiko saat memulai bisnis. Mulai dari risiko finansial dari modal, risiko lelah karena menguras tenaga, risiko waktu yang tercurah sepenuhnya ke bisnis, hingga risiko terhadap kualitas produk atau jasa yang ditawarkan. Meskipun niat baik dan kerja keras, kadang-kadang Anda akan gagal. Beberapa pengusaha sukses mengalami kemunduran dan Gatot , bahkan kebangkrutan, namun berhasil dengan cepat bangkit untuk menjadi besar di bidang mereka.

Comments are closed.