Supaya Gak Hanya Wacana Inilah Cara Memulai Usaha Tanpa Modal Untuk Studentpreneur

Kreativitas yang terlatih sejak dini, termasuk melalui berbagai ajang dan kegiatan kewirausahaan, menjadi modal utama produktivitas dan kemandirian anak kala ia dewasa. Salah satu ajang wirausaha yang memberi kesempatan pada anak untuk berkreasi dan berani membuat terobosan serta mepresentasikannya, adalah Kidpreneur. KOMPAS.com – Wirausaha bukan hanya dunianya orang dewasa, tapi juga bisa menjadi bagian dari judi slot dunianya anak-anak. Bedanya, wirausaha pada anak-anak tak bisa dijalankan sendirian, namun membutuhkan bimbingan dan dukungan dari orang dewasa, orangtua maupun guru. Anak-anak yang mengenal dunia wirausaha sejak dini, akan mendapati manfaat untuk bekal masa depan kelak. Pada tahapan usia yang terbilang belia, anak-anak yang belajar menumbuhkan jiwa wirausaha, akan tumbuh menjadi pribadi yang kreatif.

Merintis usaha sedari dini

Mereka akan menjual produk-produk milik pelaku usaha yang dibina dan dikembangkan RKB Padang. Selain itu, perkembangan dalam dunia usaha kedepan juga tidak akan berhenti. Akan semakin banyak persaingan, pebisnis baru, dan juga perubahan situasi yang bisa luput dari prediksi. Tentu tidak salah jika kita saat ini sangat mencintai bidang usaha yang sedang di jalani. Akan tetapi sebaiknya jangan terpaku pada satu bidang saja yang bisa kita kuasai. Terlebih jika kita masih berada pada usia produktif, perkaya selalu kemampuan, keterampilan dan pengalaman pada bidang lainnya, sehingga kita memiliki kesempatan lebih besar untuk terus berkembang.

Pengalaman itu ia peroleh ketika mengikuti praktik kerja lapangan semasa kuliah. “Dari pengalaman itulah saya memutuskan untuk berwirausaha,” tegasnya. Lia, begitu sapaan akrabnya, mendirikan Tonik sejak 2006 silam, selepas lulus kuliah dari Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti. Perempuan ini memilih dunia bisnis karena ogah menjadi anak buah. “Kebetulan saya tipikal orang yang tak ingin terikat waktu dalam bekerja,” ucap dara berdarah Belanda ini.

Pertanyaaan ini kerap muncul ketika kesuksesan di ekspos media. Ditengah kondisi ekonomi bangsa ini yang belum bisa dibilang normal sepenuhnya, siapa lagi yang berani menjadi wirausahawan. Menurut pria yang telah memiliki 2 anak ini, jangan pernah punya prinsip hanya mau untung saja, karena dalam bisnis pasti akan bertemu dengan rugi. Kalau dari awal hanya berpikir keuntungan saja, saat bertemu rugi, pasti langsung berhenti usahanya. Sebuah bisnis online pada umumnya memiliki beban biaya yang lebih rendah jika dibandingkan dengan bisnis tradisional, ini artinya Anda memiliki komitmen finansial yang rendah. Hal ini memungkinkan pengusaha muda untuk mengejar mimpi mereka ketika mereka sudah selesai kuliah atau jika mereka tidak ingin kuliah.

Khawatir yang berlebihan di awal bisnis pun pasti menjadi salah satu kesulitan yang tidak boleh kamu anggap sepele. Ada sangat banyak hal yang dapat terjadi akibat dari kekhawtairan ini. Misalnya karena kekhawatiran kamu menjadi tidak berani melakukan berbagai ide untuk mengembangkan bisnis. Padahal ada sangat banyak pebisnis yang sukses dengan bisnisnya karena tidak mudah khawatir dan tidak takut kegagalan. Dalam suatu kondisi tidak dapat dihindari bisnis yang masih belum kuat berdiri ini akan menghabiskan modal tanpa keuntungan. Tidak masalah jika kamu tahu di mana waktunya kamu harus berhenti sesaat saja.

Kursus salon adalah merupakan pendidikan non formal yang diikuti responden. Hal ini adalah pendukung dari pendidikan formal bidang ketrampilan wanita pengusaha salon. Analisi information dilakukan terhadap dua macam information yaitu analisis responden dan analisis faktor-faktor yang mendorong wanita pengusaha dalam mendirika usaha salon.